TANJUNGPINANG – Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc berikan pembekalan bagi Mahasiswa UMRAH yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta), KKN Kebangsaan dan KKN Bersama yang didampingi oleh Ketua LP3M UMRAH Dr. Viktor Amrifo, S.Pi, M.Si. Senin (8/7) di Gedung Auditorium UMRAH dan Ruang Serbaguna lantai 3 Rektorat UMRAH, Dompak

Diawali dengan pembekalan bagi Mahasiswa Kukerta 2019 (KKN Reguler), Rektor UMRAH berikan pengarahannya. Dihadapan para peserta yang akan melaksanakan Kukerta di tiga Kabupaten tersebut Rektor menyampaikan bahwa peran Mahasiswa saat ini sangat penting bagi Masyarakat Desa khususnya mengenai literasi informasi

“Mahasiswa UMRAH harus berikan pemahaman literasi informasi kepada Penduduk Desa dari ancaman HOAX”. Ujar Prof. Akhlus

“Sebab Mahasiswa ini adalah Generasi Milenial yang tingkat kemampuan dalam menganalisanya terbilang baik, karena Mahasiswa sudah dapat membedakan mana literasi informasi yang benar dan mana yang tidak benar (HOAX)”. Tambah Rektor UMRAH dihadapan peserta Kukerta UMRAH 2019

Dilanjutkan sore harinya, Rektor UMRAH kembali berikan pembekalan bagi Mahasiswa KKN Kebangsaan dan KKN Bersama 2019

Sebanyak 10 orang Mahasiswa yang akan mengikuti KKN Kebangsaan dan KKN Bersama hadir dalam pembekalan yang disampaikan oleh orang nomor satu di UMRAH itu

Rektor UMRAH dalam pembekalannya menyampaikan bahwa Peserta KKN Kebangsaan dan KKN Bersama adalah orang-orang pilihan. Mahasiswa berprestasi terutama di bidang akademiknya

“Selamat untuk saudara-saudara yang terpilih untuk mewakili UMRAH sebagai peserta KKN Kebangsaan dan KKN Bersama. Perlu diketahui bahwa peserta KKN Kebangsaan dan KKN Bersama adalah orang-orang pilihan. Mahasiswa berprestasi terutama di bidang akademiknya. Jadi saudara-saudara sekalian harus membuktikan dan menunjukkan kepada seluruh peserta yang ada bahwa saudara Mahasiswa UMRAH mampu dan bisa diandalkan”. Ucap Prof. Akhlus kepada sepuluh orang peserta KKN terpilih

“Perlu diingat bahwa yang dikenal adalah nama kampus, jadi saya ingatkan kepada saudara-saudara agar dapat menjaga nama baik kampus kita ini, baik buruknya tergantung saudara-saudara saat disana”. Tambahnya lagi

Selain mengingatkan Mahasiswa akan peran pentingnya mengenai pemahaman literasi informasi kepada Penduduk Desa dari ancaman HOAX, Rektor juga berpesan kepada Mahasiswa KKN Kebangsaan dan KKN Bersama agar dapat melestarikan Pantun di tempat KKN nanti

“Selain pemahaman literasi informasi kepada Masyarakat Desa, saudara-saudara saya minta untuk lestarikan Pantun di tempat saudara-saudara KKN nanti. Karena Pantun merupakan jati diri kita sebagai orang melayu”. Pinta Rektor kepada Mahasiswa yang akan melaksanakan KKN

Sebagai informasi, Kukerta atau KKN Reguler 2019 akan dilaksanakan di Tiga Kabupaten di Provinsi Kepri yakni Kabupaten Karimun, Bintan dan Lingga dan akan dilepas pada tanggal 22 Juli 2019 oleh Rektor UMRAH. Sedangkan KKN Kebangsaan Akan dilaksanakan di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara dengan peserta dari seluruh PTN se-Indonesia. Selanjutnya KKN Bersama merupakan program KKN untuk PTN yang tergabung di BKS PTN Wilayah Barat yang pada tahun ini akan diselenggarakan di Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara

(Rendi/Humas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here